dana akhir tahun

dana akhir tahun

111
0
SHARE

Pertanyaan

saya cpns, pada akhir tahun kami diberi “uang akhir tahun”. bgm hukumnya? terusterang saya belum berani menggunakannya sampai saat ini, karena masih belum tahu asal uang tersebut sebenarnya. terimakasih atas jawaban ustazd

 

Jawaban :

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puja dan syukur kepada Allah Swt dan shalawat salam untuk Rasulnya. Semoga Allah Swt senantiasa memudahkan langkah setiap hambaNya untuk mengukuti ajaran agama-Nya.

Sikap hati-hati dalam mencari setiap sumber rejeki adalah perbuatan yang terpuji, di tengah keadaan dimana banyak orang berlomba-lomba untuk menjari penghidupan dengan jalan apapun yang mungkin bisa ia tempuh, tanpa melihat halal dan haramnya.

Mengenai uang akhir tahun yang dibagikan. Perlu diketahui status uang tersebut. Dan yang lebih tahu adalah pihak-pihak yang terkait, baik pemberi maupun penerima. jika uang tersebut jelas sumbernya, legal secara peraturan, Artinya jika undang-undang atau peraturan mengatur adanya hak pns untuk mendapatkan uang akhir tahun, seperti halnya tunjangan lebaran, tunjangan keluarga, transportasi, dll, maka hal itu boleh-boleh saja. Namun jika sumber uang tersebut berasal dari yang haram, seperti hasil korupsi misalnya, atau apa saja yang bertentangan dengan hukum yang berlaku, tentu status hukumnya adalah haram. tapi jika uang akhir tahun itu tidak jelas statusnya, uang siapa dan dan dari mana, maka sebaiknya ditanyakan, untuk lebih aman dan menenangkan hati, karena ia masuk dalam kataqori syubhat, yaitu sesuatu yang masih samar status hukumnya antara halal dan haram, dan yang lebih selamat adalah meninggalkan barang syubhat.

Rasulullah Saw bersabda:
?????? ??? ??????? ??? ??????? ???? ??????? ?? ?????? ???? ?? ?????? ??? ???? ??????? ??? ?????? ????? ????? ??? ??? ?? ??????? ??? ??? ?? ?????? ??????? ???? ???? ????? ???? ?? ???? ??? ??? ?? ??? ??? ??? ??? ??? ???? ?????? ??? ?? ?? ????? ???? ??? ???? ??? ????? ??? ???? ???? ??? ????? ??? ??? ??? ?????
Sesuatu yang halal telah jelas, dan yang haram telah jelas, antara keduanya ada perkara-perkara syubhat yang kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. Barang siapa yang berhati-hati dengan hal-hal syubhat itu, maka ia telah membersihkan agama dan kehormatannya, dan barang siapa yang jatuh dalam perkara-perkara syubhat, maka ia telah masuk dalam hal-hal yang diharamkan, seperti serang pengembala yang berada disekitar area terlarang, hampir-hampir ia mengembala dalam area terlarang itu. Ingatlah bahwa setiap raja memiliki daerah larangan, ingatlah bahwa daerah larangan Allah adalah segala yang diharamkan. Ketahuilah bahwa dalam jasad manusia ada segumpal darah, bila ia baik, maka baik sekujur tubuh, dan jika ia rusak maka rusak sekujur tubuh, ketahuilah segumpal darah itu adalah hati.

Wallahu a’lam

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY