Mereka Mencuci Bekas Tapak Kakiku, Emangnya Aku Najis ?

Mereka Mencuci Bekas Tapak Kakiku, Emangnya Aku Najis ?

382
0
SHARE

Pertanyaan Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Suatu hari saya pernah Sholat di suatu masjid yang berdekatan dengan Rumah teman saya, pada waktu itu saya sedikit terlambat sholatnya pada saat para jema’ah sedang berdoa, sehingga saya hanya sholat sendiri. Begitu saya selesai sholat sebagian mereka mencoba membersihkan sisa-sisa telapak kaki saya dengan kain pel yang bersih sampai saya meninggalkan masjid tersebut walaupun saya masih disana dan melihat apa yang mereka lakukan, saya bingung apa maksud mereka, padahal kaki saya cukup bersih. saya agak sedikit tersinggung, tapi saya mencoba bersabar dan mencari tahu kenapa mereka melakukan hal itu, setelah saya tanya sama teman, memang orang2 dimasjid itu suka melakukan hal itu jika ada orang asing, dan pergaulan merekapun hanya mereka-mereka saja. pertanyaan saya :
1. apa ada golongan semacam itu dalam islam?
2. apa yang harus kita lakukan dengan mereka?

terima kasih atas pencerahan dari pak Ustad’s

Wassalamu’alaikum wr. wb


Jawaban Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba?d.

Kalau mau husnuzhhon, barangkali yang mereka lakukan adalah membersihkan najis entah kotoran hewan atau najis lainnya. Sebab kita tidak boleh shalat di atas tempat yang najis. Mereka bukan membersihkan siswa telapak kaki Anda. Barangkali ?

Tapi kalau ternyata yang mereka lakukan adalah membersihkan sisa tapak kaki Anda yang suci tidak bernajis tapi dianggap najis, maka bisa saja mereka adalah pengikut paham sesat yang mengatakan bahwa orang yang tidak berbaiat kepada imam mereka adalah kafir. Dan sisa bekas tapak kaki orang kafir bagi mereka dianggap najis.

Bila memang benar apa yang mereka kerjakan, paling tidak ada dua kesalahan mutlak yang terlanjur mereka lakukan. Pertama, memandang Anda yang muslim sebagai kafir. Ini jelas sebuah tuduhan dahsyat yang bila tidak tepat akan kembali kepada penuduhnya.

Kedua, beranggapan bahwa sisa tapak kaki orang kafir dianggap najis. Ini pun sebuah kesalahan fatal dalam memahami hukum fiqih. Sebab orang yang kafir asli 100% pun tidak najis dalam hukum Islam. Sebab kenajisan orang musyrik sebagaimana tertera dalam Al-Quran adalah najis secara majazi, bukan secara hakiki.

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis , maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini?(QS. Allah SWT-Taubah : 28)

Dan yang tidak boleh itu adalah orang kafir masuk ke tanah haram, bukan masuk masjid. Dalam fiqih Islam, orang kafir baik yahudi, nasrani ataupun para penyembah berhala yang musyrik boleh masuk ke semua masjid, kecuali hanya masjid Al-Haram saja yang tidak boleh. Oleh sebab itu pula namanya disebut dengan masjid Al-Haram, karena orang kafir haram memasukinya.

Sedangkan Anda bukan orang kafir tapi muslim. Bekas tapak kaki Anda pun tidak najis, sebab jangankan Anda, orang kafir yang asli pun juga tidak najis. Bagaimana mungkin mereka sampai kepada keyakinan salah seperti itu ? Tentu ada doktrin yang menyeleweng yang telah mereka pahami secara membabi buta dan keluar dari ajaran fiqih Islam yang benar.

Semoga Allah SWT mengembalikan orang ?orang yang sesat dari jalan-Nya ke dalam petunjuk-Nya, Amien.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY