Jumlah Istri Nabi Sulaiman Menurut Hadits

Jumlah Istri Nabi Sulaiman Menurut Hadits

98
0
SHARE

putri

Assalamu alaikum wr. wb.

pak ustad, dalam beberapa hadits shahih bukhari ditemukan jumlah istri nabi sulaiman yang berbeda-beda, kenapa hadits shahih bisa berbeda? bagaimana kategori hadits tersebut apakah shahih? dari sebuah sumber ada yang mengatakan itu hadits mu’alal. Wassalam

Jawaban:

Bismillahirrahmanirrahim. Segala puja dan syukur hanya kepada Allah, dan salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad Saw, keluarganya, sahabatnya dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

Ada metode yang ditetapkan oleh para ulama’ ilmu hadits/ahli hadits dalam mensikapi dua hadits atau lebih yang berbeda atau bertentangan. Cara yang paling utama adalah menggabungkan dua hadits tersebut jika mungkin, karena hal itu akan terhindar dari menafikan satu hadits dan mengamalkan satu hadits yang lain, padahal belum tentu hadits yang ditetapkan itu lebih shahih dari yang dinafikan. Cara kedua, jika dua hadits atau lebih tersebut tidak mungkin untuk digabungkan maknanya, maka para ahli hadits itu melakukan penelitian mana yang lebih kuat kedudukannya (tingkat validitasnya) diantara hadits-hadits yang ada yang bertentangan tersebut. Cara ketiga, jika ternyata hadits-hadits tersebut sama-sama kuat, maka cara selanjutnya adalah dilihat mana diantara hadits tersebut yang datang pertama dan mana yang terakhir, jika diketahui maka hadits yang terakhir datang itu menghapus menasakh hadits yang pertama.

Dari tiga langkah tersebut, yang paling utama adalah cara pertama, yaitu menggabungkan dua makna hadits atau lebih yang bertentangan itu. Berkenaan dengan hadits kisah Sulaiman bin Dawud alaihima assalam, semuanya terdapat dalam shahih Bukhori, dan terdapat juga dalam sahih muslim, dan adapula dalam kitab al-mustadrak punya al-Hakim. Hadits-hadits tersebut berbeda dalam menyebutkan jumlah istri Nabi Sulaiman yang akan didatangi dalam satu malam, yang mana satu hadits menyebutkan 60, hadits lainnya 70, hadits yang lain 90, ada yang menyebutkan 99 , dan ada yang 100 istri.

Seperti yang disampaikan di atas, cara terbaik dalam mensikapi hadits seperti ini adalah dengan menggabungkan makna-makna hadits tersebut. Ibnu Hajar (pensyarah kitab sahih Bukhori) mengatakan; maksud dari hadits-hadits tersebut adalah bahwa 60 (enampuluh) dari istri Sulaiman As terdiri dari perempuan-perempuan merdeka, sedangkan selebihnya adalah wanita-wanita selir (budak/hamba sahaya), atau bisa juga sebaliknya, enampuluh dari kalangan wanita selir (budah/hamba sahaya), yang selebihnya adalah wanita merdeka. Adapun penyebutan 70 adalah sebagai bentuk mubalagah (melebihkan dari jumlah enampuluhan ke atas), adapun menyebutkan 90 dan 99 adalah ingin menunjukkan bahwa jumlah bilangan kurang dari seratus, dan kenapa disebutkan seratus, ada yang mengatakan pembulatan bilangan dari sembilan puluh sembilan. Intinya bahwa wanita/istri Nabi Sulaiman sekitar seratusan, 60 atau 40 di antaranya adalah wanita-wanita merdeka, dan wanita/istri yang lainnya adalah dari kalangan budak/hamba sahaya.

Itulah komentar Ibnu Hajar (seorang ulama’ Ahli Hadits, pensyarah kitab sahih Bukhori) mengenai hadits ini. Dengan metode seperti itu, maka seseorang ketika membaca dua hadits atau lebih yang seolah-olah bertentangan bisa mensikapinya dengan dengan baik, tidak kemudian mengatakan bahwa hadits tersebut tidak benar, tidak perlu dipercaya, padahal ditinjau dari perawinya hadits tersebut sangat valid. Dan yang lebih penting lagi adalah menelaah penjelasan para-para ulama’ / pakar dalam bidangnya. Sehingga bisa dipertanggung jawabkan.

Wallahu a’lam bis-Shawab. Wassalamualaikum Wr. Wb.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY