Warisan Ibu dan Hak Suaminya Yang Menikah Lagi

Warisan Ibu dan Hak Suaminya Yang Menikah Lagi

92
0
SHARE

Assalamua’laikum Pa Ustadz, Ibu saya telah meninggal 2 tahun yang lalu dan mempunyai anak sebanyak 2 orang (1 perempuan & 1 laki-laki) dari suami yang berbeda, suami yang pertama sudah meninggal dan suami kedua sudah menikah lagi, saya selaku anak (laki) kedua dari suami kedua ibu saya memiliki rumah diatas tanah warisan dari nenek. Bagaimanakah pembagian warisnya? dan apakah suaminya pun dapat hak waris jugakah meskipun sudah menikah lagi? dan kapankah sebaiknya hak waris itu dibagikan? demikian Pa Ustadz mohon penjelasannya sebelumnya saya ucapkan terimakasih, wassalamua’laikum.

 

Assalamu alaikum wr.wb.

Alhamdulillahi Rabbil alamin. Ash-shalatu wassalamu ala Rasulilllah wa ala alihi wa shahbih. Amma ba’du:

Karena yang ditanyakan adalah harta waris dari ibu, maka pertama-tama yang harus dilakukan adalah menentukan mana yang menjadi harta dari ibu yang sudah meninggal dunia tersebut. Apakah rumah yang ditinggali saat ini sudah menjadi rumah ibu (harta waris ibu) atau masih merupakan harta nenek yang belum dibagikan? jadi yang pertama adalah menghitung dan memastikan harta waris ibu.

Kemudian pertanyaan kedua, apakah suami kedua ibu statusnya masih merupakan suami ibu saat ia meninggal? Kalau ya, maka termasuk ahli waris meski menikah lagi. Dengan begitu yang berhak mendapatkan waris ada tiga: anak laki dan anak perempuan serta suami. Pembagiannya sebagai berikut:

Suami mendapatkan seperempat dari harta waris.

Sisanya dibagi di antara anak: anak laki mendapatkan dua bagian anak perempuan.

Adapun mengenai kapan sebaiknya waris dibagikan, maka hendaknya ketika seseorang meninggal, ahli waris segera menunaikan hutang dan wasiatnya jika ada. Baru setelah itu membagikan warisannya. Sebaiknya pembagian waris tidak ditunda kecuali ada maslahat tertentu dengan tetap memastikan bahwa waris itu jatuh kepada ahli waris sesuai syariat.

Wallahu a’lam

Wassalamu alaikum wr.wb.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY