Zakat Untuk Akad Pinjaman

Zakat Untuk Akad Pinjaman

159
0
SHARE

Assalamu’alaikum…
Saya ingin bertanya, apakah dana zakat yang yang dikumpulkan boleh dijadikan sumber dana sosial dg akad Qord yang merupakan pembiayaan tanpa margin atau basil. dengan alasan agar dana zakat tersebut produktif?
lalu dengan bagaiman dengan sebagian besar ulama yang mengatakan dana zakat itu harus habis?mohon pencerahannya
terima kasih

Assalamu alaikum wr.wb.

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi Rabbil alamin. Washshalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbihi ajmain. Amma ba’du:

Masalah zakat, terutama terkait dengan penyalurannya, sudah diatur dalam Alquran surat at-Taubah ayat 60. Ringkasnya ada delapan golongan yang berhak untuk mendapatkan dana zakat. Yaitu fakir, miskin, dst,

Lalu dilihat dari akadnya, zakat harus diberikan dalam bentuk tamlik (pemindahan kepemilikan); bukan dalam bentuk qardh (pinjaman). serta harus dilakukan sesegera mungkin; tidak ditunda karena ini terkait dengan hak kedelapan golongan itu yang harus segera diberikan.

Dari sana dapat disimpulkan bahwa dana zakat tidak bisa dijadikan sebagai akad pinjaman. Adapun keinginan agar dana zakat menjadi produktif  merupakan tujuan yang sangat bagus. Hanya saja caranya harus sejalan dg tuntunan syariat, Misalnya bisa diwujudkan dengan cara memberikan modal kerja kepada mustahik disertai pembekalan dan pengawasan yang baik.

Adapun akad qardh bisa diambil dari dana tabarru (sosial) dan sedekah yang bentuknya lebih fleksibel.

Wallahu a’lam

Wassalamu alaikum wr.wb

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY