Menikah dengan Muallaf

Menikah dengan Muallaf

115
0
SHARE

Assalamu alaikum wr.wb.

Apakah benar jika menikah dengan mualaf itu tidak baik? Dan apakah haram hukumnya jika keluarga muslim berbesan dengan keluarga non muslim?

Wasalamualaikum wr.wb

Jawaban

Assalamu alaikum wr.wb.

Alhamdulillahi Rabbil alamin. Ash-shalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbihi. Amma ba’du:

Tidak ada larangan menikah dengan muallaf dalam pengertian, orang yang baru masuk Islam. Pasalnya setiap orang yang hatinya beriman, lisannya mengucap dua kalimat syahadat, dan hal itu dibuktikan dengan pengamalannya terhadap rukun Islam, berarti statusnya sah sebagai muslim.  Rasul saw bersabda, “Islam menutupi apa yang sebelumnya.” (HR Muslim) Maknanya orang yang masuk dan kembali kepada Islam, maka dosanya diampuni dan berlaku baginya apa yang berlaku atas muslim lainnya. Termasuk boleh menikah dan dinikahi.

Hanya saja, yang perlu dipastikan bahwa ia masuk Islam bukan karena terpaksa, bukan karena pura-pura, atau karena ingin memperdaya dengan tujuan ingin mendapatkan keuntungan baik berupa materi atau agar bisa menikahi muslim atau muslimah. Lalu setelah itu ia kembali kepada agamanya. Akan tetapi harus dipastikan bahwa ia masuk islam dengan penuh kesadaran dan pengetahuan bahwa Islam adalah agama yang benar dan ia rela mengerjakan semua konsekuensi sebagai muslim. Terutama dalam mengerjakan perintah agama dan meninggalkan larangannya.

Dalam kondisi ia benar-benar menerima Islam dan siap menjadi muslim yang baik, maka tidak ada halangan untuk menikahinya. Apalagi jika niat menikahinya disertai tujuan untuk membantu menjaga keislamannya dan membimbingnya sehingga menjadi muslim yang kaffah.

Demikian pula tidak ada larangan berbesan dengan keluarga non-muslim. Yang penting menjaga aturan dan adab yang diajarkan oleh agama. Bahkan berusaha mendakwahi mereka pula agar kembali kepada Islam.

Wallahu a’lam

Wassalamu alaikum wr.wb.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY