Hukum Jual Beli Kucing

Hukum Jual Beli Kucing

244
0
SHARE

 

Assalamualaikum Ust
saya mau tanya ada teman saya yang dari kuliah sampai sekarang sudah menikah dia jualan kucing persia dan kucing peliharaan yg lain nya, sumber rezeki dia memang benar2 dari jual beli kucing tersebut dan teman saya bilang sungguh banyak keajaiban dalam jual beli kucing ini rezeki ngalir terus , nah apa hukum  sebetulnya jual beli kucing itu karena masih banyak sekali perdebatan diantara para ulama dan ada hadist sahih yang mejelaskan bahwa itu haram tetapi bagaimana, penjelasan yg lebih bisa di mengerti oleh saya karena banyak juga sumber2 di internet yang mengharamkan dan juga membolehkan tolong segera di jawab pertanyaan ini ustadz terimakasih,Assalamualaikum.

Jawaban

Assalamu alaikum wr.wb.
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi Rabbil alamin. Ash-shalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbih ajmain. Amma ba’du:

 

Para ulama berbeda pendapat terkait dengan boleh tidaknya memperjualbelikan kucing. Sebagian ulama di antaranya kalangan zhahiriyyah berpendapat bahwa memperjualbelikan kucing hukumnya haram. Dalilnya adalah riwayat dari Imam Muslim yang berasal dari Abu al-Zubeyr ra bahwa suatu ketika ia bertanya kepada Jabir tentang harga (jual beli) anjing dan kucing. Jabir ra menjawab bahwa Nabi saw melarangnya.

 

Namun menurut sebagian besar ulama memperjualbelikan kucing hukumnya boleh. Hal ini seperti pandangan Ibnu Abbas, al-Hasan, Ibn Sirin, Hammad, Malik, al-Tsauri, al-Syafii, Ishak, Abu Hanifah dan sejumlah ulama lainnya.

Imam Ahmad menegaskan, “Saya tidak menemukan hadits yang kuat dan sahih tentang larangan jual beli kucing.” Ibn Abdil Barr juga menyatakan, “Terkait dengan larangan jual beli kucing tidak ada hadis yang sahih. Karena itu hukum dasarnya adalah boleh.”

Perlu diketahui bahwa jual beli apapun menjadi sah jika objek yang diperjualbelikan memenuhi syarat sebagai berikut: (1) barangnya diketahui (2) suci (3) bermanfaat (4) dimiliki oleh si penjual (5) dapat diserahterimakan. Dalam hal ini kucing dan hewan apapun lainnya yang memenuhi unsur di atas sah untuk diperjualbelikan.

 

Adapun larangan untuk memperjualbelikannya seperti yang terdapat dalam hadist Abu Zubeyr menurut Imam an-Nawawi terkait dengan kucing liar karena tidak memberikan manfaat. Atau bisa juga maksudnya adalah larangan yang bersifat tanzih bukan mengarah pada pengharaman.

Kesimpulannya, jika mengambil pendapat jumhur ulama, jual beli kucing diperbolehkan.

 

Wallahu a’lam

Wassalamu alaikum wr.wb

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY