Berhubungan Dua Kali di Siang Ramadhan

Berhubungan Dua Kali di Siang Ramadhan

192
0
SHARE

Assalamualaikum Pak Ustadz,  Pada bulan Ramadhan tahun lalu saya telah berdosa melakukan hubungan suami istri pada waktu puasa di bulan romadhon.
Dan hal itu juga saya lakukan sebanyak 2 kali. Saya ingin bertaubat, bagaimana cara membayar puasa saya tersebut Pak Ustadz. Pernah saya dengar adalah dengan berpuasa selama 2 bulan berturut-turut, atau jika tidak mampu dengan memberi makan fakir miskin sebanyak 60 orang. Apakh benar hal tersebut.
dan jika saya lakukan sebanyak 2 kali, apakah hukumannya juga dikalikan dengan hukum diatas juga?

 

 

Jawaban

Assalamu alaikum wr.wb.

Alhamdulillahi Rabbil alamin. Wash-shalatu wassalamu ala Asyrafil Anbiya wal Mursalin.

Apa yang telah Anda lakukan; yaitu melakukan hubungan suami isteri pada siang Ramadan, padahal Anda dalam kondisi sehat dan tidak musafir, jelas merupakan perbuatan dosa besar. Sebab, berarti melanggar perintah dan rambu Allah untuk menahan diri dari makan, minum, dan jima mulai dari fajar (subuh) hingga terbenam matahari.

Karena itu, sebagaimana tuntunan Nabi saw, orang yang sengaja berhubungan di siang hari Ramadan dalam kondisi seperti di atas harus membayar kaffarah atas perbuatan tersebut. Dalam Syarah Shahih Muslim, Imam an-Nawawi berkata, “Menurut madzhab kami dan madzhab seluruh ulama, orang yang berjima secara sengaja berarti telah merusak puasa satu hari dari Ramadannya. Kaffarahnya berupa membebaskan budak yang sempurna (tidak cacat). Jika tidak mampu membebaskan budak, maka harus berpuasa dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu juga maka harus memberi makan kepada enam puluh orang miskin. Setia mereka diberi satu mud.”

Lalu bagaimana kalau hubungan di siang Ramadhan itu dilakukan sebanyak dua kali? Dalam hal ini harus diperjelas terlebih dahulu, apakah maksudnya dua kali dari satu hari? atau dua kali dalam hari yang berbeda?

Apabila maksudnya dua kali dalam satu hari, maka kaffarah yang harus dibayar adalah kaffarah untuk satu hari. Namun apabila dua kali dalam hari yang berbeda, maka ia harus membayarkan dua kaffarah. Sebab setiap kaffarah berlaku untuk satu hari puasa yang telah dirusak dengan jima atau hubungan tadi.

Kesimpulannya, Anda harus banyak bertobat atas kesalahan yang telah dilakukan dan berusaha membayar kaffarahnya dengan memohon taufik dari Allah Swt.

Wallahu a’lam

Wassalamu alaikum wr.wb.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY