Antara Fidyah dan Zakat Fitri

Antara Fidyah dan Zakat Fitri

171
0
SHARE

Assalamu alaikum wr wb,
Saya mau tanya

1.Apakah diwajibkan membayar zakat fitrah jika sudah membayar fidyah

​2.Apakah jika kita berpuasa dalam kondisi mengandung (hamil) tetap membayar fidyah. Terima kasih saya menunggu jawaban ustad / ustazah​

 

 

Jawaban

Assalamu alaikum wr.wb.

Alhamdulillahi Rabbil alamin. Wash-shalatu wassalamu ala Asyrafil Anbiya wal Mursalin.

Perlu diketahui bahwa zakat fitrah dan fitri merupakan dua hal yang berbeda, baik dilihat dari sebabnya maupun besarannya. Fidyah dikeluarkan sebagai ganti dari puasa yang ditinggalkan karena sejumlah sebab yang dibenaran oleh agama. Sementara zakat fitri merupakan penyempurna dari puasa Ramadhan. Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah saw mewajibkan zakat fitri untuk menjadi pembersih bagi orang yang berpuasa dari segala perbuatan yang sia-sia dan kotor serta untuk berbagi dengan kalangan fakir miskin. (HR Abu Daud).

Besaran fidyah adalah satu mud (sekitar 750 gram) sementara besaran zakat fitri adalah sekitar 2,5 kg. Selain itu, zakat fitri harus dikeluarkan sebelum shalat ied. Karena itu, fidyah tidak menggantikan zakat fitri karena keduanya dilaksanakan sebagai sebuah ketentuan yang berbeda.

Selanjutnya bila wanita yang sedang hamil tetap berpuasa, tentu saja tidak wajib membayar fidyah. Yang diwajibkan membayar fidyah hanya:

  1. Orang yang sakit dan secara umum ditetapkan sulit untuk sembuh lagi.
  2. Orang tua atau orang yang lemah yang sudah tidak kuat lagi berpuasa.
  3. Wanita hamil dan menyusui yang tidak berpuasa karena mengakhawatirkan kondisi anak yang dikandung atau disusuinya. Mereka itu wajib membayar fidyah saja menurut sebagian ulama. Namun menurut Imam Syafi`i selain wajib membayar fidyah juga wajib mengqadha` puasanya. Sedangkan menurut pendapat lain, tidak membayar fidyah tetapi cukup mengqadha.
  4. Orang yang tidak meng-qadha` hutang puasa Ramadhan tanpa uzur syar`i hingga masuk Ramadhan tahun berikutnya. Mereka wajib mengqadha`nya sekaligus membayar fidyah menurut jumhur ulama (kecuali dalam madzhab Hanafi).

Wallahu a’lam

Wassalamu alaikum wr.wb.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY