Posisi Shaf Berjamaah Bila Hanya Terdiri dari Dua orang

Posisi Shaf Berjamaah Bila Hanya Terdiri dari Dua orang

184
0
SHARE

Assalamualikum wr.wb Kepada yth Ustad/ Ustadzahdi Tempat
Pak Ustad Saya selalu berdebat dengan teman saya mengenai ttata cara sholat berjamaah untuk 2 orang yg laki2 dengan laki2 dan yang perempuan dengan perempuan. klau menurut teman saya  makmum harus sejajar dengan imam karena sesama perempuan tp menurut saya makmum tidak boleh sejajar dengan imam  harus ada perbedaan jarak walaupun beberapa cm saja dan makmum berada pada posisi sebelah kanan imam dan tidak sejajar. mohon saya minta keterangan-nya yang sebenar menurut hadist yang ada dalam al-qur’an. terima kasih atas bantuan-nya.

Assalamu alaikum wr.wb.
Bismillahirrahmanirrahim. Ash-shalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbihi ajmain. Amma ba’du:

Terkait dengan tata cara shaf salat berjamaah bila terdiri dari dua orang laki-laki atau dua orang wanita, penjelasannya sebagai berikut:
Bila terdiri dari dua orang laki-laki, dianjurkan makmum berdiri di samping kanan imam. Dalam riwayat yang muttafaq alayh disebutkan bahwa Ibn Abbas ra yang satu malam pernah ikut salat qiyamullail dengan Rasulullah saw di mana ia berdiri di sebelah kiri beliau, dipindahkan oleh beliau ke sebelah kanan. Ini menunjukkan bahwa sunnahnya bila makmum hanya seorang laki-laki, ia berdiri di sebelah kanan imam.

Namun apakah posisi berdiri makmum sejajar dengan posisi imam atau sedikit di belakangnya? Dalam hal ini sebagian besar ulama berpendapat bahwa posisi makmum sedikit di belakang imam. Maksudnya agar jangan sampai posisi makmum lebih maju daripada imam. Akan tetapi, sesuai kedudukan dan posisinya, imamlah yang harus di depan.

Hanya saja, sebagian ulama yang  lain berpendapat bahwa posisi yang benar bila jamaahnya terdiri dari dua orang (imam dan makmum) adalah sejajar. Jadi, posisi makmum sejajar dengan iman, tidak lebih lebih ke depan atau lebih kebelakang. hal ini berdasarkan riwayat dari Umar ibn al-Khattab ra yang salat berjamaah dengan seseorang dalam posisi sejajar. Dengan demikian, terkait posisi shaf berjamaah, bila makmumnya satu,  terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama seperti telah disebutkan di atas. Hal yang sama terjadi pada shaf berjamaah wanita bila hanya terdiri dari imam dan seorang makmum.

Wallahu a’lam

Wassalamu alaikum wr.wb.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY