Cara Puasa Kaffarah

Cara Puasa Kaffarah

291
0
SHARE

Assalaamu’alaikum…ustadz bagaimana tata cara melaksanakan puasa kaffarat selama 2 bulan berturut-turut. Apa boleh tidak berpuasa pada saat safar atau pada saat hari raya idul adha dan apa hukumnya puasa kaffarat itu? Mohon pencerahannya ustadz,jazakallahu khoiron

 

 

Assalamu alaikum wr.wb.

Orang yang sengaja berhubungan di siang hari Ramadan wajib atau harus membayar kaffarah atas perbuatan tersebut. Dalam Syarah Shahih Muslim, Imam an-Nawawi berkata, “Menurut madzhab kami dan madzhab seluruh ulama, orang yang berjima secara sengaja berarti telah merusak puasa satu hari dari Ramadannya. Kaffarahnya berupa membebaskan budak yang sempurna (tidak cacat). Jika tidak mampu membebaskan budak, maka harus berpuasa dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu juga maka harus memberi makan kepada enam puluh orang miskin. Setiap mereka diberi satu mud.”

Karena budak saat ini tidak ada, maka yang paling realistis adalah berpuasa dua bulan berturut-turut. Bagaimana caranya? Di lihat dari awal pelaksaanaan puasa kaffarah, ia boleh dimulai dari awal, tengah, atau akhir bulan. Tidak ada keharusan untuk dimulai dari awal bulan. yang penting dilakukan selama dua bulan (60 hari) secara berturut-turut tanpa jeda.

Lalu bagaimana jika ditengah puasa tersebut bertemu dengan hari yang dilarang berpuasa seperti yang Anda sebutkan? Maka tentu saja jika bertepatan dengan hari-hari yang dilarang berpuasa, maka puasa kaffarahnya harus dihentikan untuk sementara. Namun kemudian dilanjutkan lagi.

Demikian pula jika sedang dalam kondisi sakit atau safar yang tidak dimaksudkan untuk berbuka, maka boleh menghentikan puasanya untuk kemudian diteruskan kembali ketika udzurnya sudah selesai.

Berbeda halnya jika tanpa udzur syar’i tidak berpuasa, maka puasa kaffarahnya menjadi batal dan harus mengulang dari awal.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Wassalamu alaikum wr.wb.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY