Suami Tidak Mengijinkan Berumrah

Suami Tidak Mengijinkan Berumrah

511
0
SHARE

Assalamualaikum..wr.wb

Saya punya sebuah pertanyaan. Saya mendapatkan kesempatan umroh dari perusahaan tempat saya bekerja. Namun suami saya tidak memberikan ijin dengan alasan itu adalah impian dia untuk memberangkatkan umroh suatu saat nanti. Tapi saya tidak ingin menyia nyiakan kesempatan umroh yg sudah ada didepan mata saya.. Mohon pencerahannya apa yg harus saya lakukan. Terima kasih

Wasalamualaikum..wr..wb

 

 

Jawaban

Assalamu alaikum wr.wb.

Alhamdulillahi Rabbil alamin. Ash-shalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbihi. Amma ba’du:

Alhamdulillah atas berbilang kenikmatan dan kebaikan yang selalu Allah swt anugerahkan untuk setiap hamba-Nya. Salawat dan salam juga untuk Rosulullah saw, suri tauladan yang agung bagi kehidupan pribadi dan berkeluarga.

Ibu yang dirahmati Allah swt
Dalam Al-Quran surat 22 : 26 juga Qs 2: 196, beribadah umroh adalah hak setiap muslim untuk mendapatkan pahala umrah dan sholat di mesjid yang memiliki fadhilah yang agung dari Rasul saw. Prioritas ini sama kedudukannya bagi seorang wanita dalam berbakti kepada suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga kita. Seperti dalam Surat 4 : 34. Untuk itu dalam kondisi benturan antara panggilan umroh dan bakti pada suami maka perlu diperhatikan dan dipertimbangkan beberapa hal sbb :

1. Komunikasi dengan suami dalam hal mempertimbangkan antara manfaat dan mudharat dari panggilan umrah tanpa kebersamaan suami sebagai wali dan mahram

 

2. Musafir wanita bepergian tanpa mahram, memang terjadi khilafiyah ada yang melarang seperti mazhab maliki yang dipakai pemerintah saudi, dan memperbolehkan seperti yang dipakai mazhab sya’fii dengan dalil:
Imam Al-Qurthuby rahimahullah.
Umar Radhiyallahu ‘anhu mengidzinkan istri-istri nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan hajinya yang terakhir serta mengutus Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf Radhiyallahu ‘anhuma menemani mereka. Hadits tersebut dikeluarkan oleh Imam Bukhari. [Fathul Baari IV/72].

Dalil lain:
Apabila engkau berumur panjang, maka engkau akan melihat seorang wanita berpindah (safar) dari satu kampung sehingga ia berthawaf di Ka’bah dan dia tidak takut kepada seorangpun kecuali kepada Allah”.

Untuk itu ketika suami melarang istri berumrah tanpa mendampinginya perlu dicari alasan yang tepat, apalagi terkadang kesempatan itu tidak datang dua kali. Namun demikian, jangan sampai pemaksaan diri untuk berumrah berujung pada keretakan rumah tangga.

Karena itu dibutuhkan komunikasi dan sikap bijak antar suami isteri.

Wallahu A’lam

Wassalamu alaikum wr wb

Nur Hamidah, Lc. MA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY