Anda di halaman: Home Aqidah Menghadapi Teman Yang Murtad

Menghadapi Teman Yang Murtad

Abu Arifin

Assalamu‘alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Saya punya sahabat baik namanya Amirul. Tapi baru kemarin dia bilang sama saya bahwa dia mau masuk kristen. Katanya dia pernah baca bahwa Nabi Muhammad pernah berkata di Hadits Shabih Bukhari no 162 [Dari Anas r.a katanya: “Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw. “Ya, Rasulullah! Dimana tempat bapakku?” Jawab Nabi saw. “Di neraka!” Ketika orang itu berlalu, Nabi saw memanggilnya kembali seraya bersabda, “Sesungguhnya bapakku dan bapakmu di neraka]” Trus dia pernah juga baca bahwa Nabi bilang umat terdahulu [Yahudi dan Nasrani] akan diberi tempat oleh Allah di surga. Maka karena itu dia bilang bahwa dia berpindah ke kristen. Apa memang benar begitu, bahwa semua orang islam akan ke neraka dan orang kristen akan surga? Lalu saya sebagai sahabatnya harus berbuat apa? Saya pernah baca bahwa saya harus membunuh orang yang berpindah agama dari islam ke kristen. Apa memang saya harus membunuh dia?

Jawaban

Assalamualikum wr. wb. Alasan yang dikemukakan teman anda untuk masuk kristen itu terlalu sederhana dan sangat tidak masuk akal. Entah apakah karena pemahaman keislamannya rendah atau sengaja memancing anda dengan lemparan masalah yang menggelitik. Hal seperti itu seringkali dilakukan oleh mereka untuk memanfaatkan keawaman umat Islam sendiri. Namun bila motifasinya karena semata-mata karena keawamannya, maka anda wajib menjelaskan kepadanya bahwa bukan demikian pengertian hadits itu. Bila dikatakan bahwa orang tua beliau di neraka, hal itu karena mereka memang belum beriman pada risalah Rasulullah SAW dan belum mengucapkan dua kalimat syahadat. Padahal syarat masuk surga paling tidak harus ada pengakuan dan syahadat.

Lalu bagaimana teman anda itu sampai pada kesimpulan bahwa semua orang Islam masuk neraka? Dan dari mana pula dia mendapat kepastian bahwa orang kristen dan yahudi masuk surga? Bukankah bunyi hadits itu Cuma menyebutkan orang tua yang belum masuk islam yang masuk neraka? Berkaitan dengan hukum orang murtad, memang dalam tatanan syariat Islam yang telah berjalan secara formal, diancam dengan dibunuh. Namun masalahnya tidak sesederhana yang anda kira. Paling tidak harus jelas dulu beberapa hal:

1.Apakah syariat Islam di masyarakat dimana anda tinggal telah berjalan secara formal dan diakui/berdaulat secara resmi? Bila belum ada, maka hukuman seperti itu tidak bisa dilakukan secara perorangan atau atas nama lembaga, jamaah atau organisasi. Minimal harus berbentuk negara (atau negara bagian) yang secara formal mempraktekkan syariat Islam. Dan bila memang sudah ada, maka yang melakukan pun bukan orang per orang tetapi pemerintah, dalam hal ini mahkamah (pengadilan Islam).

2.Orang tersebut harus dikonfirmasi atas niatnya itu, apakah dia serius murtad atau hanya ‘jail’ nakal dan bodoh. Bila dia serius, maka pengadilan syariat Islam wajib meminta pertanyaannya secara resmi atas kemurtadannya. Bila dia bersedia barulah eksekusi bisa dilakukan secar formal.

Wallahu a‘lam bis-Shawab. Wassalamualaikum wr. wb.

 

MP3 Ceramah

Manajemen waktu

Teknisi

Status Yahoo
CALL CENTER/OFFICE:
021-8575426

Visitor

Hari ini3343
Kemarin4775
Minggu ini8118
Bulan ini90748
Keseluruhan508709

Terdapat 59 pengunjung online