Anda di halaman: Home Aqidah Mencintai Ahlul Bait

Mencintai Ahlul Bait

Assalmualikum wr.wb. Salam sejahtera buat para kyai mau pun ustad, yang ingin saya tanyakan:

Bukankah kita sebagai manusia yang mengaku sebagai umat ROSULULLAH SAW..! Tp sering kali melupakan sesuatu yaitu mencintai ahlul bait, banyak orng diluar sana manggaku2 mencintai ALLAH dan Rosulullah tp dia lupa untuk mencintai ahlul bait, bahkan smpai membenci ahlul bait. Mohon penjelasannya. Sekali lagi mohon maaf. Wassalmualikum wr.wb.

Assalamu alaikum wr.wb.

Bagaimana mungkin seorang mukmin tidak mencintai ahlul bait yang merupakan keluarga Rasulullah saw, sementara ia merupakan bagian dari konsekwensi iman. Hukum mencintai ahlul bait adalah wajib bagi setiap muslim dan hal ini disepakati oleh seluruh kalangan ahli sunnah wal jamaah. Dalilnya adalah firman Allah Swt pada surat asy-Syura: 23 dan sejumlah hadits Nabi saw.

Namun siapa yang disebut sebagai ahlul bait? Para ulama berbeda pendapat dalam menetapkan siapa yang dimaksud dengan ahlul bait. Namun pendapat terkuat menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan ahlu bait Nabi saw adalah mereka yang tidak boleh menerima zakat dari kalangan keluarganya. Yaitu semua isteri dan keturunan beliau dari turunan Abdul Muththalib. Yaitu Bani Hasyim ibn Abdi Manaf.

Lalu bagaimana cara menunjukkan kecintaan kepada ahlul bait? Ini yang sangat penting untuk diketahui agar tidak keliru jalan. Di antara bentuk kecintaan kepada ahlul bait (keluarga Nabi saw):

1. Mempelajari dan mengenali kehidupan mereka.

2. Meneladani kebaikan-kebaikan mereka. Di antaranya mereka sangat menghormati para sahabat Nabi dan tidak mencela mereka. Bahkan Musa ibn Ja'far al-Kadzim memberikan nama kepada anak-anaknya dengan nama Abu Bakar, Umar, dan Aisyah. Demikian pula yang dilakukan oleh al-Hasan ibn Ali.

3. Membela kehormatan mereka.

Adapun melakukan tindakan yang mengarah kepada pengkultusan dan pengagungan mereka secara berlebihan, disertai dengan sikap merendahkan para ulama yang bukan dari keturunan Nabi saw, apalagi sampai menuduh, mencela, dan mencaci sahabat Nabi saw. sama sekali tidak sesuai dengan ajaran Islam dan tentu saja bertentangan dengan contoh yang mereka ajarkan.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Wassalamu alaikum wr.wb.

 

MP3 Ceramah

Manajemen waktu

Teknisi

Status Yahoo
CALL CENTER/OFFICE:
021-8575426

Visitor

Hari ini3091
Kemarin5047
Minggu ini26360
Bulan ini80159
Keseluruhan396502

Terdapat 47 pengunjung online