Anda di halaman: Home Ibadah

Ibadah
Beda Niat dan Nazar

Assalamualaykum warohmatullahi wabarokatuh. Saya pernah berkeinginan dalam hati di tahun itu untuk berqurban. Namun pada saatnya tiba, ternyata uang tabungan saya tidak cukup karena dipakai untuk keperluan mendadak. Yang ingin saya tanyakan, apakah keinginan tersebut sudah termasuk sebagai nasar? Lalu bagaimana hukumnya? Apakah saya berdosa karena tidak mampu melaksanakannya? Atau dapat dilakukan pada saat uang saya sudah mencukupi?
Selain itu, saya pernah mendengar seorang ulama mengatakan bahwa jika seseorang belum diaqiqah saat dia bayi, maka lebih baik dahulukan aqiqahnya barulah berqurban. Benarkah itu, Pak Ustad? Sementara saya belum diaqiqah, apakah saya harus beraqiqah dulu?
Demikian pertanyaan saya. Mohon penjelasannya.Terima kasih.
Wassalamualaykum warohmatullahi wabarokatuh.

Read more...
 
Banner

Visitor

Hari ini1
Kemarin1
Minggu ini1
Bulan ini21
Keseluruhan2975664

Terdapat 61 pengunjung online

Banner