Anda di halaman: Home Warisan Warisan Saudara Satu Ayah

Warisan Saudara Satu Ayah

Ustri

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. Wb. Apakah seseorang bisa mewarisi dari saudara kandung tetapi posisinya sebagai saudara kandung satu ayah? Mohon dalilnya, terimakasih ustadz. wassalamualaikum Wr. Wb.

Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh. Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du,

Saudara satu ayah tapi berbeda itu bisa saja mendapatkan harta waris dari saudaranya yang meninggal. Tetapi dengan syarat tidak adanya daftar orang-orang berikut ini:

1.Kalau ada saudara yang seayah dan seibu, maka saudara yang seayah saja tidak bisa menerima harta warisan.

2.Juga kalau ada anak laki-laki maka saudara yang seayah saja tidak bisa menerima harta warisan.

3.Termasuk bila anak laki itu punya anak laki lagi. Keberadaan cucu laki-laki menjadi penghalang (hijab) bagi saudara seayah saja untuk menerima warisan dari sudaranya.

4.Juga kalau masih ada ayahnya maka saudara baik seayah ataupun seayah dan seibu tidak bisa.

5.Juga kalau ada ayahnya ayah tidak bisa.

Dalam hukum waris, keberadaan orang-orang tadi menjadi penghalang baginya untuk menerima warisan. Dan sebagai orang yang terhalangi untuk menerima warisan, dia disebut sebagai Mahjub. Kalau salah satu dari kelima orang itu masih hidup, beragama Islam dan tidak melakukan hal-hal yang membuatnya terlarang menerima warisan seperti membunuh pemilik harta waris, maka saudara seayah menjadi ter-mahjub oleh keberadaan salah seorang dari mereka.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

 

MP3 Ceramah

Manajemen waktu

Teknisi

Status Yahoo
CALL CENTER/OFFICE:
021-8575426

Visitor

Hari ini1601
Kemarin2411
Minggu ini1601
Bulan ini1601
Keseluruhan423976

Terdapat 73 pengunjung online