Anda di halaman: Home Warisan Warisan Ayah Belum Bisa Di Bagi

Warisan Ayah Belum Bisa Di Bagi

Hamba Allah

Assalamualaikum wr wb. Mohon bantuannya ustadz, ayah saya meninggal, meninggalkan 1 istri dan 4 anak. 2 laki laki 2 perempuan. harta ayah adalah rumah yang masih diangsur sampai sekarang dan sebidang tanah yang sampai sekarang belum laku terjual. pertanyaan 1. Rumah itu ditinggali ibu dan 2 saudara saya, bagaimana hukumnya menurut islam tentang warisan rumah itu, atau dibiarkan saja karena masih ada yang tinggal atau bagaimana (rumah masih dlm cicilan). 2.Kakak laki-laki meninggal 4 th stl ayah meninggal bagaimana menghitung hak warisnya dari warisan ayah. 3. waktu ayah meninggal ibu kandungnya masih hidup, sekarang beliau juga sudah berpulang, apa nenek saya itu ada hak waris dari ayah 4. mohon memberikan gambaran pembagian waris?

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

1. Rumah yang diangsur itu berarti statusnya masih belum dimiliki sepenuhnya oleh ayah Anda. Tentu saja tidak bisa sepenuhnya pula untuk dibagi waris. Untuk itu bisa dibuat perkiraan berapa kira-kira nilai rumah itu yang secara syah sudah menjadi hak sepenuhnya bagi ayah Anda.

2. Seharusnya kakak itu mendapatkan hak warisan. Dan oleh karena itu kita bisa mengetahui betapa pentingnya kita ini untuk segera membagi warisan secepatnya, agar jangan sampai ada orang yang seharusnya mendapat warisan tetapi akhirnya tidak mendapatkannya karena dia keburu meninggal. Semua itu hanya gara-gara warisan tidak segera dibagikan.

3. Ibu dari ayah itu juga punya hak warisan. Sekali lagi beliau terzalimi karena harta warisan tidak segera dibagikan. 4. Sesuai dengan aturan dalam hukum waris syariah, maka yang berhak mendapat warisan dari ayah Anda yang meninggal adalah ibu Anda sebagai istrinya, ibunya ayah Anda sebagai ibu dan Anda beserta saudara-saudara Anda sebagai anak. Kami menghitung yang seharusnya dibagi pada saat kakak dan nenek Anda belum meninggal, karena itulah yang dahulu seharusnya dilakukan. Adapun berapakah masing-masing mendapatkan jatah harta warisan, maka kita bis merujuk kepada ayat-ayat yang telah Allah SWT turunkan.

1. Jatah Istri

Jatah istri yang ditinggal mati oleh suaminya bisa dua kemungkinan, yaitu ¼ atau 1/8 bagian dari total harta suaminya. Bila suaminya itu tidak punya anak, maka jatah istri adalah ¼, tetapi bila punya anak maka jatahnya berkurang menjadi 1/8 saja.

Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Al-Quran : Para isteri memperoleh 1/4 harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh 1/8 dari harta yang kamu tinggalkan ...(QS. An-Nisa : 12)

Dalam hal ini ibu Anda sebagai istri dari yang meninggal mendapat 1/8. Mengapa? Sebab ayah Anda itu punya anak, yaitu Anda dan saudara-saudara Anda. Jadi dengan demikian, harta itu sudah berkurang 1/8-nya.

2. Jatah Ibu

Seorang ibu yang kematian anaknya, maka dia bisa mendapatkan jatah harta warisan dengan dua kemungkinan, yaitu sebesar 1/3 atau 1/6 dari total harta yang dimiliki si anak. Bila anaknya itu tidak punya anak, maka jatah buat si ibu adalah 1/3, tetapi kalau anaknya itu punya anak, maka jatahnya bekurang menjadi 1/6.

Sebagaimana firman Allah SWT :

...Dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya 1/6 dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya , maka ibunya mendapat 1/3 ... (QS. Annisa : 11)

Dalam hal ini ibu dari ayah Anda itu mendapat 1/6, sebab ayah Anda punya anak yaitu Anda dan saudara-saudara Anda. Maka sekarang harta itu sudah berkurang lagi 1/6-nya. Maka hitunganya menjadi sebagai berikut : 1 - (1/8 + 1/6 ) = 17/24. Grafik pie-nya seperti ilustrrasi berikut.

3. Jatah Anak-anak

Setelah diambil 1/6 dan 1/8, maka sisanya adalah untuk anak-anak. Jumlahnya ada 4 dengan 2 laki dan 2 wanita. Dalam hukum Islam, anak laki mendapatkan jatah 2 x lebih besar dari anak wanita. Sebagaimana ketetapan mutlak dari Allah kepada umat Islam yang tidak akan berubah sepanjang zaman di dalam Al-Quran: Allah mensyari'atkan bagimu tentang anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan... (QS. An-Nisa : 11)

Maka untuk memudahkannya kita bagi saja sisanya itu menjadi enam bagian sama besar. Tiap 1 anak laki mendapat jatah 2 bagian dan tiap anak wanita mendapat jatah 1 bagian dari 17/24.

Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

 

MP3 Ceramah

Manajemen waktu

Teknisi

Status Yahoo
CALL CENTER/OFFICE:
021-8575426

Visitor

Hari ini1167
Kemarin2926
Minggu ini24549
Bulan ini52407
Keseluruhan470368

Terdapat 59 pengunjung online